Home » Islamic Articles » Dasar-Dasar Memahami Kesyirikan (Syaikh Muhammad at Tamimi)

Dasar-Dasar Memahami Kesyirikan (Syaikh Muhammad at Tamimi)

Akhir-akhir ini semakin banyak terjadi kesyirikan ditengah tengah kaum muslimin.Muladari yang samar sampai yang jelas-jelas kesyirikan yang yang nyata. Ironis, kebanyakan kaum muslimin telah terjatuh dalam perbuatan mempersekutukan Allah sedang mereka tidak menyadarinya! Bahkan merasa sedang beribadah dengan ibadah yang agung!! Kata Syair”Saya mengetahui kejelekan bukan untuk mengerjakannya, tetapi untuk menjauhinya.Barangsiapa tidak mengetahui kejelekan dari kebaikan maka akan terjatuh padanya”.Berikut ringkasan dari ulasan tentang kesyirikan oleh syaikh Muhammad At-Tamimi.
Pendahuluan
Ketahuilah, bahwa sesunguhnya ajaran yang lurus adalah ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu beribadah kepada Allah semata secara ikhlas dalam melaksanakan ibadah kepada-Nya. Allah berfirman [artinya]:”Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. (Adz-Dzariyaat1:56)

Dan bila Anda telah tahu bahwasanya Allah menciptakanmu untuk beribadah kepada-Nya, maka ketahuilah bahwa ibadah tidak disebut ibadah kecuali bila disertai dengan tauhid. Sebagaimana shalat, tidaklah disebut shalat bila tidak disertai dengan bersuci. Bila ibadah dicampuri syirik, maka rusaklah ibadah itu, sebagaimana rusaknya shalat bila disertai adanya hadatz (tidak suci). Allah berfirman [artinya]:” Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka itu kekal di dalam neraka” (At-Taubah: 17)

Oleh karena itu, perlu dipahami bahwa ibadah yang bercampur dengan kesyirikan akan merusak ibadah itu sendiri. Dan ibadah yang bercampur dengan syirik itu akan menggugurkan amal sehingga pelakunya menjadi penghuni neraka, Allah berfirman [artinya]: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (An- Nisaa’: 48)

Kemurnian ibadah akan mampu dicapai bila memahami 4 kaidah. (Sebagaimana) yang telah Allah nyatakan dalam firman-Nya (dan dijelaskan dalam Sunnah nabiNya).

I. KAUM MUSYRIKIN YANG DIPERANGI OLEH RASULULLAH, (JUGA) MEYAKINI TAUHID RUBUBIYAH
Ketahuilah wahai saudaraku, semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu……
Bahwasanya orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, mereka meyakini bahwa Allah sebagai Pencipta, Pemberi rizki, Yang menghidupkan, Yang mematikan, Yang memberi manfaat, Yang memberi madzarat, Yang mengatur segala urusan (tauhid rububiyah). Tetapi semuanya itu tidak menyebabkan mereka sebagai muslim.(Jadi seorang muslim hanya dituntut meyakini bahwa Allah sebagai Robb/Tuhan saja, tetapi harus mengesakan ibadah hanya kepadaNya).

Alllah mengisahkan keadaan mereka: “Katakanlah: Siapa yang memberi rizki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapa yang kuasa [menciptakan] pendengaran dan penglihatan, dan siapa yang mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapa yang mengatur segala urusan? Maka mereka akan menjawab:Allah. Maka katakanlah:Mengapa kamu tidak bertakwa [kepada-Nya].” (Yunus:31)

Allah juga berfirman [artinya]: “Katakanlah:Kepunyaan siapa bumi ini dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui? Mereka menjawab: Kepunyaan Allah. Katakanlah: Mengapa kamu tidak ingat? Katakanlah:Siapa yang mempunyai langit yang 7 dan yang mempunyai Arsy yang besar? Mereka menjawab: Kepunyaan Allah. Katakanlah:Mengapa kamu tidak bertakwa? Katakanlah:Siapa yang ditangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari [adzab] Nya, jika kamu mengetahui? Mereka akan menjawab:Kepunyaan Allah. Katakanlah: [Kalau demikian], maka dari jalan mana kamu ditipu?” (Al-Muminun:84-89)

II. MAKSUD MEREKA (MUSYRIKIN SAAT BERBUAT KESYIRIKAN) AGAR DEKAT KEPADA ALLAH DAN MENDAPATKAN SYAFAAT SEMATA

Ketahuilah wahai saudaraku, semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu……
Bahwasanya mereka (musyrikin) berdoa kepada Nabi dan orang-orang shaleh yang telah mati, agar mereka dapat mendekatkan diri kepada Allah dengan sedekat-dekatnya dan mendapatkan syafaat.

Mereka (musyrikin) berkata: “Kami tidak berdoa kepada mereka (Nabi, orang-orang shalih dll) kecuali agar bisa mendekatkan kepada Allah dan mereka nantinya akan memberi syafaat. Maksud kami kepada Allah, bukan kepada mereka.

Dalil tentang mendekatkan diri yaitu firman Allah [artinya]: “Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah [berkata]: “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya” (Az-Zumar: 3)

Adapun dalil tentang syafaat yaitu firman Allah [artinya]:”Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak pula kemanfaatan, dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah”.(Yuunus: 18).

Kita lihat orang-orang disekitar kita yang jelas-jelas mereka berbuat kesyirikan (seperti memohon pada ahli kubur, memakai jimat dll) mereka akan mengelak dengan mengatakan kami hanya mencari wasilah saja!!!Persis jawaban Umat terdahulu saat membantah para Rosul!!

III. SYIRIK BUKAN HANYA MENYEMBAH BERHALA SAJA

Ketahuilah wahai saudaraku, semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu……
Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam menerangkan kapada manusia tentang macam-macam sistem peribadatan yang dilakukan oleh musyrikin. Diantara mereka ada yang menyembah Nabi, orang-orang shaleh, para wali, para malaikat, pepohonan, bebatuan, matahari dan bulan.

Mereka semua diperangi oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dalilnya adalah firman Allah [artinya]:”Dan perangilah mereka sehingga tidak ada lagi fitnah [kemusyrikan], dan dien ini menjadi milik Allah semuanya.” (Al-Baqarah:193).

Kita lihat sekarang di zaman kita banyak orang terjerumus pada kesyirikan seperti mendatangi dukun, percaya ramalan bintang/zodiac, memakai jimat dll. Padahal kalau ditanya meraka mengaku muslim!!! Apakah mereka tidak mengetahui atau pura-pura tidak mengetahui atau tidak berusaha mengetahui. Semoga Allah menjauhkan kita dan keluarga kita dari menyepelekan hal-hal seperti ini.

IV. MUSYRIKIN ZAMAN SEKARANG LEBIH PARAH KESYIRIKANNYA DARI PADA MUSYRIKIN DAHULU

Ketahuilah wahai saudaraku, semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu……
Sesungguhnya kaum musyrik zaman kita labih parah kesyirikannya dibanding musyrikin zaman dahulu, sebab musyrikin zaman dahulu, mereka berdoa secara ikhlas kepada Allah ketika mereka ditimpa bahaya, akan tetapi mereka berbuat syirik ketika mereka dalam keadaan senang.Sedangkan orang-orang musyrik zaman sekarang, mereka terus menerus melakukan perbuatan syirik, baik dalam bahaya maupun ketika sedang senang. Hal ini sebagaimana diterangkan Allah dalam Al-Quran [artinya]: “Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka [kembali] mempersekutukan [Allah].” (Al-Ankabut: 65)

Semoga Allah menjauhkan kita dari kesyirikan dan menjadikan kita sebagai muwahid sejati. Allahuma inni a’udzubika an usyrikabika wa ana a’lam wastagh’firuka lima la a’lam.“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu, agar tidak menyekutukan kepadaMu, sedang aku mengetahuinya dan minta ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui.”.Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Rosululloh dan ahlinya.

Catataan : Diringkas dengan sedikit tambahan oleh Abu Zakariya.dari Kitab Qowa’idul Arba’ karya Syaikh Muhammad at-Tamimi. Bagi yang mau mendapatkan terjemahan secara lengkap dapat diambil di http://www.Thaybah.or.id.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s