Home » Relax » Kumpulan Status FB

Kumpulan Status FB

downloadBerikut ini beberapa status singkat di FB saya yang berisi ungkapan/kutipan yang saya kira cukup menarik. Saya kumpulkan disini semoga ada yang dapat mengambil manfaat.

Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” 

25/4/2014:

“No one knows everything, but everyone knows something”

“Someone is nothing but everyone has something”

9/4/2014: Penuntut Ilmu..

Jika para penguasa telah memperoleh tahta kekuasaan,
atau para saudagar telah mengumpulkan pundi-pundi kekayaan,
Sungguh kita telah memperoleh, wahai Saudaraku,
kenikmatan ilmu bersama dengan keimanan..” [Syaikh Ushoimy]

9/2/2014:  Menjadi Pintu Kebaikan
Sebuah keberuntungan yang besar bagi seorang muslim jika dirinya dapat menjadi pintu kebaikan bagi orang lain. Rasulullah bersabda,

إِنَّ مِنَ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلْخَيْرِ، مَغَالِيقَ لِلشَّرِّ، وَإِنَّ مِنَ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلشَّرِّ مَغَالِيقَ لِلْخَيْرِ، فَطُوبَى لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الْخَيْرِ عَلَى يَدَيْهِ، وَوَيْلٌ لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الشَّرِّ عَلَى يَدَيْهِ

Sesungguhnya ada diantara manusia (yang menjadi) kunci-kunci kebaikan dan penutup kejelekan. Dan sesungguhnya ada (juga) dari manusia (yang menjadi) kunci-kunci kejelekan dan penutup kebaikan. Beruntunglah seseorang yang Allah jadikan kunci-kunci kebaikan ditangannya dan kecelakaan bagi orang yang Allah jadikan kunci kejelekan ditangannya.” [HR Ibnu Majah (237). Syaikh Albani mengatakan hadits ini hasan dengan seluruh jalan-jalannya. Lihat Silsilah Shahihah (1332)]

9/2/2014: Hikmah nabi Dawud
Imam Ahmad menyebutkan dari Wahab dia berkata, “Tertulis dalam hikmah keluarga Nabi Dawud alaihi salam (yaitu) kewajiban bagi seorang yang berakal bahwa jangan sampai ia lalai dari empat waktu:
1. Waktu dimana dia bermunajat pada Tuhannya
2. Waktu dimana dia bermuhasabah atas dirinya
3. Waktu dimana dia berkumpul dengan teman-teman yang memberitahu (atau mengingatkan) kekurangan dirinya
4. Waktu dimana dia merehatkan jiwanya dengan kelezatan/kesenangan yang halal…”

[Dikutip dari Ighatsatul Lahfan min Masho’idisy Syaithan karya Ibnu Qoyyim]

6/2/2014: Tawakal
Berkata salah seorang ahli ilmu*,

فلا ينبغي للعبد أن يجعل توكله عجزًا ولا عجزه توكلاً

“Tidak seyogyanya seorang hamba menjadikan tawakalnya sebagai kelemahan (kemalasan), tidak juga kelemahannya sebagai tawakal” 

Tawakal tidak bertentangan dengan mengambil/mengerjakan sebab. Bahkan hendaknya seorang yang benar-benar bertawakal mengiringi tawakalnya dengan usaha yang nyata agar sampai pada hal yang dimaksud. 

Note:*) Ada mengatakan bahwa yang mengatakannya adalah Ibnu Qoyim rahimahullah.

25/1/2014:

Salah seorang salafus salih berkata,

من اكثر نظر في الباطل ذهب نور الحق في قلبه

“Barangsiapa memperbanyak melihat pada kebatilan maka cahaya al haq(kebenaran) di hatinya akan menghilang”

قليل يبقى فينفع خير من كثير يلقى فيرفع

“Sedikit yang tersisa tetapi bermanfaat lebih baik dari pada banyak yang disampaikan lalu lenyap”

 

25/9/2013:

Semakin besar ilmu yang dimiliki seseorang maka semakin kecil ia memandang dirinya sendiri…
Semakin besar kebodohan yang dimiliki seseorang maka semakin besar ia memandang dirinya sendiri…

30/8/2014:

Parkinson’s law: Work expands so as to fill the time available for its completion. (Perkerjaan itu akan menyesuaikan dengan waktu yang tersedia)

Jika Anda memutuskan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam waktu satu bulan, maka apa yang bisa kita tebak? Anda akan memerlukan waktu sebulan untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Jika Anda mensetting limit untuk menyelesaikan pekerjaan itu dalam satu minggu insyaAllah Anda bisa menyelesaikannya. Deadline akan memacu usaha dan kreatifitas anda. 

“Bersemangatlah dengan segala apa yang bermanfaat bagimu, mohon pertolongan Allah dan jangan lemah!”. HR Muslim

Pareto Principle (or ’80-20 Rule’): 80% of your benefits come from 20% of your efforts

So, focus only on those tasks that contribute the majority of benefit. Focus your efforts in that 20% of tasks that bring 80% of the benefits (for student like reading, write paper, etc). Remove the 80% of tasks that only contribute to 20% of the results (like revising constantly your time management system, browsing something unnecessary in the internet, etc).

21/6/2014:

Imam Malik Pernah Mengatakan, 

السٌنة مثل سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلٌف عنها هلك

As Sunnah itu seperti perahu nabi Nuh, barangsiapa menaikinya maka selamat. Barangsiapa tertinggal darinya maka binasa.

13/6/2012: Kerinduan pemuda pada kampung halaman


وكم منزل في الأرض يألفه الفتى **** وحنينــه أبـداً لأول منـزلــــــي

“Meskipun berpuluh kampung di muka bumi ini telah dijelajahi pemuda…. namun kerinduaannya selamanya pada kampung halamannya….”

6/6/2012:

Kebutuhan umat manusia akan agama adalah seperti kebutuhan jasad akan ruh. Jika telah hilang ruh, maka rusaklah jasad. Begitupula agama, jika hilang agama dari suatu umat maka rusaklah dunia dan akhiratnya…

 

25/4/2012:

العلم حرب للفتى المتعالي كالسيل حرب للمكان العلي

“Ilmu berpaling dari seorang pemuda yang merasa tinggi, sebagaimana berpalingnya suatu aliran dari tempat-tempat yang tinggi”

8/1/2012:

ألا ليت الشباب يعود يوماً *** فأخبره بما فعل المشيب 

Sekali-kali tidak, andaikata masa muda itu berulang barang satu hari saja
Akan aku beritahukan penyesalan orang-orang (tua) yang telah beruban

26/7/2011: Semangat!!!
Rasulullah bersabda, “Bersemangatlah kamu terhadap apa-apa yang bermanfaat bagi kamu, dan mohonlah pertolongan pada Allah dan jangan merasa lemah. Dan jika meminpamu sesuatu maka jangan katakan andaikata dulu saya melakukan begini pasti akan begini dan begini, tetapi katakanlah semua adalah takdir dari Allah dan apa yang dikehendakiNya pasti terjadi.” [HR Muslim, dari Abu Hurairah]

21/2/2011:

Berkata Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, “Hendaknya kalian senantiasa berdzikir kepada Allah karena itu adalah obat, dan jauhi kalian menyebut manusia karena itu adalah penyakit.”

6/2/2011:

النَّاسُ ثَلاثةٌ : فَعَالمٌ رَبَّانِيٌ ، وَمُتَّبِعٌ عَلى سَبِيْلِ نَجَاةٍ ، وَهَمَجٌ رَعَاعٌ أتْبَاعِ كُلِّ نَاعِقٍ

Manusia itu ada tiga macam yaitu (1) seorang ‘âlim rabbânî, (2) seorang yang mengikuti (meniti) di atas jalan keselamatan, dan (3) orang rendahan yang membebek setiap ocehan

 

25/12/2010: Ancaman bagi yang pandai urusan dunia saja
يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (nampak) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS. ar-Ruum: 7)

 

30/11/2010:

Ilmu ada tiga jengkal, barangsiapa yang masuk di jengkal pertama niscaya ia sombong, dan barangsiapa yang masuk di jengkal kedua niscaya ia tawadhu’ (rendah diri), dan barangsiapa yang masuk di jengkal ketiga niscaya ia mengetahui bahwa ia ia tidak
mengetahui.

(Mukhtashor Hilyah Tholibil ‘Ilmi, Pasal Ke 7.Syaikh Bakar Abu Zaid)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s